Welcome Guest [Log In] [Register]

PINDAH

Terkait dengan pengumuman baru dari zetaboard. Maka, kita pindah lapak ke jcink mulai tanggal 19 Mei 2018. (menuju MsM JCINK ver!)

rules & system about mahoutokoro
Magic in Japan pureblood family
face claim registration Tutorial
spell list Announcement
Seiryu
000
Suzaku
000
Byakko
000
Genbu
000
Magic in Japan; penjelasan mengenai komunitas sihir di Jepang
Topic Started: Apr 10 2018, 11:07 PM (289 Views)
Gundari Myō-Oh
Member Avatar
Administrator
HISTORY
Praktek sihir di Jepang telah berlangsung ribuan tahun yang lalu. Periode keemasan sihir di Jepang terjadi pada pertengahan era Heian (794 – 1185) dimana muncul seorang penyihir bernama Abe no Seimei yang merupakan murid dari Kamo no Tadayuki and Kamo no Yasunori. Para penyihir pada masa itu bekerja berdampingan dengan muggle dengan menggunakan kekuatan sihir mereka (divinasi, perlindungan terhadap sihir hitam atau makhluk sihir, pengibatan, dll): seperti menjadi penasihat raja (onmyouji) dengan menggunakan kemampuan sihir mereka, tabib, atau pun sebagai tentara.

Keterlibatan penyihir terhadap kehidupan masyarakat non-sihir terus berlanjut hingga masa Sengoku (1467 – 1603). Kedatangan bangsa Inggris pada tahun 1600, era keshogunan Tokugawa, tidak hanya memberi pengaruh pada masyarakat non-sihir tetapi juga para penyihir. Pandangan pendatang dari Inggris terhadap kaum penyihir mengakibatkan masyarakat non-sihir menutup-nutupi keberadaan masyarakat sihir di Jepang dengan mengatakan bahwa segala praktik sihir merupakan ritual keagamaan yang sakral (dan sampai saat ini beberapa diantaranya masih dilakukan oleh masyarakat non-sihir).

Tidak lama setelah kedatangan bangsa Inggris, segerombolan penyihir muda (murid Hogwarts yang putus sekolah) dari Inggris datang ke Jepang. Para penyihir tersebut memperluas pandangan penyihir Jepang mengenai keadaan penyihir di belahan bumi lain, khususnya di Eropa. Para penyihir Jepang pun diajarkan sihir-sihir baru dan juga Quidditch.

Lambat laun, masyarakat sihir di Jepang mulai memisahkan diri dari masyarakat non-sihir. Mereka tidak ingin terlibat lebih lanjut dengan urusan politik masyarakat non-sihir. Mereka pun membentuk permukiman rahasia yang tidak bisa di lihat oleh muggle. Pada tahun 1689, Jepang ikut andil dalam pengesahan International Statute of Secrecy.

魔術師
Majutsu-shi; Ministry of Magic

Kementrian sihir resmi dibentuk pada tahun 1680. Setelah pengesahan International Statue of Secrecy, hanya petinggi muggle yang mengetahui keberadaan bangsa penyihir dan pemerintahan sihir berada di bawah pemerintahan muggle. Meski begitu, mandat dari pemerintah muggle tidaklah mutlak. Para penyihir di Kementrian Sihir punya hak untuk menolak dan selalu melakukan rapat tertutup tiap kali menerima mandat (contoh: menolak untuk ikut andil dalam Perang Dunia). Hal ini didasari oleh sebagian penyihir darah murni yang kolot menolak perintah mentah-mentah dari makhluk yang lebih inferior daripada mereka. Sedangkan penyihir lainnya berpendapat bahwa muggle tidak melulu bergantung pada kaum penyihir seperti di masa lalu.

SPELL CASTING
Sejak terkena pengaruh Inggris, penyihir di Jepang mulai merapal mantra menggunakan mantra internasional (menyerap dari bahasa latin). Sihir tradisional tidak diajarkan di Mahoutokoro, tapi oleh keluarga pureblood atau keturunannya. Sihir tradisional biasanya memiliki mantra yang berbeda-beda (menganut dari Taoisme, Shinto, Buddha). Tiap keluarga memiliki lingkaran sihir masing-masing dan kadang memiliki familiar.

MAGICAL INSTRUMENT
Medium sihir yang digunakan secara umum adalah tongkat sihir. Di Mahoutokoro, para penyihir muda diajarkan mengendalikan sihir mereka dengan menggunakan tongkat yang dapat dipesan di toko tongkat atau warisan keluarga. Selain tongkat sihir, terdapat medium lain seperti papan fengshui, lonceng, katana, kipas, dan lain-lainnya. Medium-medium tersebut merupakan jenis sihir tradisional yang ada di Jepang dan diwariskan turun temurun. Sehingga, penggunaan sihir dengan medium lain tidak bisa dikuasai oleh sembarang orang. Penggunaan sihir dengan medium lain dapat dipelajari di luar sekolah (semasa sekolah atau setelah lulus sekolah).

MAGICAL CREATURES
Sejauh ini, hanya Kappa, Demiguise, Giant storm petrel, Hoo-Hoo, Occamy, dan Re'em yang tercatat sebagai makhluk sihir asal Jepang. Ashwinder, Bundimun, Chizpurfle, Clabbert, Peri, Flobberworm, Ghoul, Kneazle, Merpeople, Mooncalf, Plimpy, Puffskein, Salamander, Streeler, Werewolf, dan Winged Horse juga ditemukan di Jepang karena hewan-hewan tersebut memang tersebar di seluruh dunia. Akan tetapi, masih ada makhluk sihir lain yang tinggal di Jepang sejak dahulu kala. Makhluk-makhluk sihir ini disebut yokai/ayakashi/oni/dsb oleh muggle. Beberapa penyihir bisa melakukan kontrak dan menjadikan makhluk-makhluk sihir tersebut sebagai familiar. Makhluk sihir yang telah terikat kontrak dengan penyihir menutupi wajahnya dengan topeng (berbahan dan berwujud apapun, contih: topeng kayu atau topeng kertas). Topeng tersebut tidak dapat dilepas selama kontrak masih berlanjut (sampai penyihir tersebut meninggal atau melepaskan familiar-nya). Pemilik kontrak memiliki kendali atas tubuh maupun pikiran familiar-nya.

BLOOD STATUS
Penyihir Jepang baru mengenal kasta status darah penyihir saat penyihir Inggris singgah di Jepang. Sebelumnya, para penyihir Jepang tidak pernah mempedulikan tentang kemurnian darah karena percaya bahwa besar kekuatan sihir tidak dipegaruhi oleh kemampuan leluhur. Kepercayaan itu didukung dengan fakta bahwa Abe no Seimei yang seorang Halfblood (ayahnya muggle dan ibunya siluman rubah) bisa menjadi penyihir hebat.

Tidak semua penyihir bertahan dengan pandangan netral tersebut. Para penyihir mulai menguji kemurnian darah mereka dan melakukan pendataan ulang (sensus). Sebagian golongan darah murni merasa punya kasta lebih tinggi daripada makhluk sihir lain dan memutuskan untuk antipati pada yang derajatnya lebih rendah. Sedangkan, golongan darah murni lainnya (umumnya terlibat di pemerintahan sihir) menyikapi hal itu biasa saja dan masih mau turun tangan membantu muggle di saat genting (seperti saat pengeboman Hiroshima & Nagasaki, bencana alam, dsb).


QUIDDITCH
Quidditch diperkenalkan pertama kali oleh penyihir asal Inggris (murid Hogwarts yang putus sekolah, memutuskan berkeliling dunia dengan sapu terbang seadanya, dan terdampar di Jepang). Quidditch sangat populer di Jepang. Toyohashi Tengu merupakan tim Quidditch terbaik di Jepang yang pernah memenangkan Piala Quidditch Dunia pada tahun 1994. Tim ini memiliki gerakan khusus bernama "Tsunami", gerakannya banyak putaran dan agak menyerupai gerakan karakte. Kehebatan tim tersebut dikarenakan latihan spartan selama menjadi pemain quidditch di Mahoutokoro. Mereka terbiasa berlatih di cuaca ekstrem dan juga harus waspada terhadap pesawat dari pangkalan militer muggle yang letaknya di pulau tetangga.

CURRENCY & MEDIA
Mata uang yang digunakan adalah Yen, tapi transaksi dalam bentuk barter masih kerap terjadi di masyarakat sihir.

Media komunikasi elektronik muggle tidak dapat digunakan di dunia sihir karena tidak terdapat sinyal. Untuk mengirim surat bisa menggunakan familiar atau burung hantu. Karenanya, banyak penyihir yang berasal dari keluarga kolot tidak bisa menggunakan perangkat elektronik muggle. Meski begitu, dunia sihir memiliki beberapa stasiun radio maupun redaksi koran sihir.
Edited by Gundari Myō-Oh, May 10 2018, 02:18 AM.
S I N G . T E N A N G .
ben iso mikir ra usah sumelang, ojo kuwatir
Posted Image
bihev dong uhuk
off
quote post
^^^
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
ZetaBoards - Free Forum Hosting
Enjoy forums? Start your own community for free.
Learn More · Register Now
« Previous Topic · Guidebook · Next Topic »

based on 9-29-045 created by How Strange, Innocence from Zathyus Networks Resources
edited by Mas Gun.