Welcome Guest [Log In] [Register]

WELCOME TO NIGHTFALL

INDEKS
TERM BETA - TIMELINE 1996
INFO TERKINI



Buku Panduan

Daftar Visualisasi

Panduan Pemula

Peraturan Pembuatan Karakter

Pelayanan Karakter

Jadwal Kegiatan




HOT NEWS [!]

Teknis out-RP!

Announcement



_____________

TWITTER:

@NIGHTFALL_RPF
Registrasi Karakter Term Beta; TIMELINE 1996 - 1997
Topic Started: Aug 17 2016, 01:16 PM (1,357 Views)
Oceanated
PANDUAN REGISTRASI

  • Registrasikan akunmu terlebih dahulu ketika registrasi dibuka. Username yang digunakan untuk akun tersebut adalah nama karaktermu. Format NAMA DEPAN + NAMA BELAKANG

  • Cek sekali lagi buku panduan dan selalu ikuti perkembangan announcement.

  • Copy-paste kode form registrasi yang dapat dilihat di sini. Usia karakter untuk pemburu non-kuota adalah 13 - 18 tahun. Sedangkan untuk kuota karakter lanjutan 18 - 23 tahun.[1]

  • Isi formulir registrasi. Jangan lupa biarkan kolom CATATAN STAFF tetap kosong.

  • Cukup me-reply sekali DI TOPIK INI untuk meregistrasikan karaktermu pada term ini.

  • Tunggu hingga formulir registrasimu mendapatkan Approval dari staff. Begitu karaktermu di-approve maka akan segera dipindahkan ke grup Calon Pemburu atau Pemburu (untuk karakter yang mengambil kuota Pemburu Lanjutan).

  • Pastikan tidak ada kesalahan dalam form registrasi kalian. Sebab semua member dalam grup Registrasi Karakter tidak dapat mengedit post-nya sendiri. Maka, jika terjadi kesalahan, silahkan melakukan post lagi di topik ini.

  • Ketika registrasi akun ditutup, pengecekan formulir registrasi masih akan dilakukan hingga batas kejar post selesai.


[1] Karakter Lanjutan adalah karakter yang bukan pemburu baru. InRP sudah bergabung dengan ordo pada tahun-tahun sebelumnya namun Out-RP baru bergabung dengan ordo tahun ini. Karakter ini, singkatnya, boleh dianggap pemburu yang lebih senior dibandingkan pemburu-pemburu baru non-kuota.

ETA: Usia karakter lanjutan.

Edited by Jaywalker, Aug 19 2016, 01:54 PM.

Quote ^^^ Offline Profile
Replies:
Manya Scott



Registrasi Karakter

TERM BETA / NON-KUOTA



NAMA
Manya Cecille Scott.

JENIS KELAMIN
Perempuan

TEMPAT KELAHIRAN
Los Angeles, California

TANGGAL LAHIR
20 Juli 1980





Tentang Karakter


Manya Scott seorang gadis bersurai pirang, dan memiliki sepasang mata yang indah. Manya senang sekali mendengarkan musik, hal tersebut meyakinkan dirinya ketika sedang unmood—bisa terhibur apabila dengan mendengarkan musik. Gadis Scott ini tipe yang lembut namun keras kepala juga, yang menurutnya benar akan dipertahankan hingga kokoh. Akan tetapi dibalik sifat keras kepalanya, Manya juga—good listener. Dirinya mau apabila ada yang curhat dengannya, tentang masalah apapun itu.



Latar Belakang



Manya Scott lahir dibesarkan oleh keluarga Scott. Dulu sang ibunda meninggal ketika Manya berumur dua tahun. Lalu hingga saat ini Manya belum pernah bertemu dengan ayahnya, dirinya hidup bersama salah satu adik ibunya, Ashley. Manya hidup seperti orang normal pada umumnya, ia terkadang hingga saat ini masih merindukan dan ingin tahu siapa sebenernya sosok kedua orang tuanya.



Visualisasi



DIPERANKAN OLEH ELLE FANNING (LINK!)




Contoh Roleplay
Terik matahari menusuk wajah mungilnya. Entah mengapa tidak seperti biasanya, panas matahari bisa sepanas ini. Tangan kirinya memegangi sendok es krim, sedangkan tangan kanannya memegang mangkuk es krim cokelat yang dimilikinya itu. Rambut pirangnya ia gulung agar rapih dan menghindari panas
.
Saat itu Ashley sedang tidak masuk kantor, dan perempuan berumur tiga puluh tahun itu sedang sibuk membolak-balik tabloid wanita. Tanpa mempedulikan Ashley yang takutnya ingin meminta es krim nya, Manya masih sibuk melumati sendok es krim yang penuh dengan es krim rasa cokelat itu. Tak lama setelah itu es krim cokelatnya sudah ia habiskan, lalu ia buang mangkuk plastiknya ke tempat sampah. Ketika ia menoleh ke tempat Ashley tadi dudukki, perempuan itu sudah tidak ada dan terlihat menuju kamar tidurnya.

Eh, jam segini sudah ngantuk saja.

Manya pun akhirnya mengikuti hal yang dilakukan tantenya itu. Kedua kakinya melangkah cepat menuju kamar tidurnya. Karena matahari sedang tidak bersahabat, akhirnya jemari kanannya meraih koran untuk dijadikan pendingin.

”Manya. Kau ikut aku agar bisa menjadi pemburu yang handal

What the hell—apa yang tadi itu sungguhan. Atau hanya ilusi semata saja. Semoga saja bisa mengantarkannya untuk bertemu dengan ibu dan ayahnya kelak.



Catatan Staff



APPROVED


Edited by Jaywalker, Aug 19 2016, 08:19 PM.
Member Avatar

Quote ^^^ Offline Profile
Moses Hale



Registrasi Karakter

TERM BETA / KUOTA: VISUALISASI NON-BARAT



NAMA
Moses Hale

JENIS KELAMIN
Laki-Laki

TEMPAT KELAHIRAN
Los Angeles, California

TANGGAL LAHIR
8 Agustus 1979






Tentang Karakter



Moses memiliki darah Asia yang mengalir dalam pembuluhnya, keturunan dari neneknya dari pihak ibu. Hal yang menjelaskan parasnya yang terbilang asiatis. Namun demikian tubuhnya termasuk proporsional untuk ras kaukasia, bahkan tingginya melebihi beberapa anak California seusianya. Rambutnya berwarna hitam kecoklatan dan netranya berwarna senada.




Latar Belakang



Terlahir sebagai anak tunggal dari pasangan suami-istri yang terlihat biasa saja. Edward menikahi Alicia pada usianya yang hampir menginjak empat puluh tahun, setelah bebas dari tugasnya menjadi pemburu, ia memilih jalan kehidupan yang normal dan menikahi seorang wanita yang ia cintai sampai akhirnya lahirlah Moses, anak tunggal mereka.

Moses sama sekali tidak tahu latar belakang ayahnya. Ia baru tahu kemudian ketika dirinya ternyata memiliki jalan takdir yang sama, sebagai calon pemburu.



Visualisasi



DIPERANKAN OLEH PARK CHANYEOL (EXO)
(LINK!)




Contoh Roleplay



"Kau ingat dongeng pemburu yang sering ku ceritakan saat kau masih kecil kan, Moses?"

Sebelah alisnya terangkat sementara roti masih bertandang di mulutnya, baru ia gigit satu gigitan. Mengunyah, ia masih memandangi ayahnya dengan tatapan bingung. Dia sudah tidak pada usia untuk membicarakan dongen pengantar tidur, kan? Lagipula matahari baru saja beranjak dari persemayaman.

Menyelesaikan gigitan selanjutnya, sisa roti ia letakkan di meja kemudian.

"Ingat, lalu?"

Jangan jadikan ini adegan cliche dengan adegan ayahnya mengatakan kalau semua dongeng itu adalah kenyataan.

"Semua yang kusampaikan bukanlah dongeng, melainkan kenyataan."

Na'ah. Bola matanya berputar, kentara sekali sampai ayahnya merubah ekspresinya.

"Ayah tidak berbohong, Moses. Kau juga adalah pemburu."

"Ya ampun yah, memang usiaku berapa tahun sampai masih dibodohi dengan omong kosong begini."

Kepalanya ia gelengkan dramatis sementara mulutnya menyelesaikan roti sebagai sarapannya. Ibunya bergabung ke meja makan dengan ekspresi bingung tepat ketika ia meminum segelas susunya. (Terdengar seperti anak kecil memang, tapi ia juga masih butuh minum susu, kan?)

Dengan sebuah lambaian tangan kecil, ia beranjak berdiri dari kursinya.

"Kita bicarakan lagi nanti ya, aku ada janji."

Dan sesungguhnya, di jalanan ia kembali menerka kebenaran dibalik setiap cerita. Benaknya mengingat detil cerita yang memang terlalu nyata. Terlebih bagian makhluk-makhluk tidak terlihat dan hanya dapat dilihat para pemburu.

Rasa-rasanya Moses juga pernah melihat mereka.

Atau mungkin itu hanya halusinasinya saja?



Catatan Staff



APPROVED




Edited by Jaywalker, Aug 19 2016, 09:39 PM.
Member Avatar

Quote ^^^ Offline Profile
Sawyer Littlejohn



Registrasi Karakter

TERM BETA / NON-KUOTA



NAMA
Sawyer Thomas Littlejohn

JENIS KELAMIN
Laki-Laki

TEMPAT KELAHIRAN
San Francisco, CA

TANGGAL LAHIR
21 September 1979






Tentang Karakter



Rambut coklat. Mata abu-abu. Kulit terang namun muka tampak agak berbintik. Postur tubuhnya ramping dengan tinggi rata-rata untuk anak seusianya. Meskipun jalan pikirnya kasar dan sebetulnya cukup temperamental, namun Sawyer lebih memutuskan untuk tak menunjukkan gelagat-gelagat tersebut. Pembawaannya tenang sehingga acap kali apa yang ada di kepalanya tak terbaca.




Latar Belakang



Keluarga Littlejohn adalah keluarga yang turun temurun merupakan seorang pemburu. Ia merupakan sepupu kedua dari Durham Littlejohn. Ayahnya meninggal ketika bertugas sedangkan ibunya bukanlah sosok yang selalu ada untuk Sawyer. Hal tersebut menjadikan Sawyer, dipaksa untuk, hidup independen sejak ia kecil.




Visualisasi



DIPERANKAN OLEH CHARLES DE VILMORIN
(LINK!)




Contoh Roleplay



Ah.

Ini sepupunya yang mana lagi? Pamannya yang mana lagi? Punya anak haram kah ia? Murni seorang Littlejohn kah ia? Memikirkannya Sawyer hanya tersenyum singkat; santun betul gelagat pria yang datang kepadanya pagi itu.

“Ibumu di rumah?”

Pukul sebelas malam, mana mungkin ibunya di rumah? Pria itu, Quentin namanya, tak perlu menunggu jawaban dari Sawyer sebelum meneruskan.

“Kau tahu, kalau sejak tahun lalu kau sudah ikut ke estate, mungkin kau lebih terurus.”

“Atau lebih liar,” tutur Sawyer, bicaranya tanpa aksen. Quentin mengerutkan dahinya dalam, seolah hendak protes, namun dengan cepat Sawyer meneruskan, “Durham apa kabar? Masih suka menodong troll dengan senapan angin?”

Kali ini Quentin yang tutup mulut. Gelagatnya tampak tak sudi, tampang seperti orang habis kalah lotre, seolah obrolannya dengan Sawyer adalah sebuah pertandingan. Namun Sawyer menghela nafas panjang, panjang sekali, dadanya sakit belakangan ini, kemudian di akhir nafasnya ia menarik seulas senyum.

“Kali ini aku ikut,” ujar Sawyer.

“Betul?”

“Ya,” jawab Sawyer ringan, ia menggaruk pelipisnya dengan ujung telunjuk, “Tinggal di sini sungguh tidak nyaman.”

Tidak nyaman. Frasa terbaik yang bisa Sawyer gunakan. Sebab, bagaimanapun, ia masih santun. Menjadi seorang Littlejohn bukan artinya ia harus barbar.




Catatan Staff



APPROVED





Memperbaiki kode warna untuk mengutip kalimat karakter lain.
Edited by Jaywalker, Aug 20 2016, 12:02 AM.
Member Avatar

Quote ^^^ Offline Profile
Dawn Faulkner



Registrasi Karakter

TERM BETA / KUOTA: KARAKTER LANJUTAN



NAMA
Dawn Ezekiel Faulkner

JENIS KELAMIN
Laki-laki

TEMPAT KELAHIRAN
Stanislaus, California

TANGGAL LAHIR
12 Januari 1975




Catatan Karakter


TAHUN MASUK ORDO
1988

USIA MASUK ORDO
13

SPESIALISASI
PERTEMPURAN




Tentang Karakter



Rambut hitam, mata hijau, kulit putih dan berbagai bekas luka di sekujur tubuhnya yang sebenarnya berasal dari tingkahnya yang memang berlagak sampai orang-orang muak dan memutuskan untuk memukulinya. Itu hanya beberapa, sisanya tidak untuk dibicarakan. Dia bicara seadanya, sesuka hati tanpa memikirkan perasaan orang lain. Keras kepala, sekalinya sudah menambatkan sesuatu maka dia akan terus berjalan ke arah sana.




Latar Belakang



Dia tidak mengenal begitu mengenal keluarganya, dan sebenarnya tidak terlalu ingin kenal. Ibunya pergi, dan ayahnya biasa pergi pagi pulang kalau tidak larut malam maka paginya lagi atau malah seminggu tak pulang sama sekali, dan saat pulang biasanya mabuk; lalu dia kena hajar. Mengesampingkan keduanya, dia tinggal bersama pamannya, Joseph, yang adalah seorang pemburu.



Visualisasi



DIPERANKAN OLEH JENSEN ACKLES
(LINK!)




Contoh Roleplay



"Paman, bukannya aku tidak menghargaimu atau apa,

—tapi, kalau-kalau Paman lupa, aku secara harfiah sepuluh tahun."

"Lalu?"

lalU KAU SEHARUSNYA TIDAK MENYUGUHKAN WISKI.

Bukannya Dawn mau protes atau apa; anak-anak sebayanya banyak yang ingin mencoba rasa wiski, atau minuman beralkohol lainnya. Tapi di sini, di rumah ini, yang terjadi padanya malah sebaliknya; pamannya ini memang rada sinting, dia harus mengakui, tapi lebih baik daripada ayahnya. Dia sudah tak asing lagi dengan minuman keras, karena bukan hannya tinggal dengan orang-orang yang meminumnya sekitar dua jam sekali, terkadang dia juga mengonsumsinya.

Katanya, minuman itu bisa meredakan stres. Tapi serius deh, bocah berusia sepuluh tahun mau stres tentang apaan coba? Mungkin hanya karena ayahnya yang pemabuk pulang malam dan menghajarnya, dan ibunya yang entah bagaimana dan kenapa—dan kapan, dan kenapa, dan siapa (karena sebenarnya Dawn mulai curiga tentang keberadaan sosok yang dia panggil 'ibu' tapi tak pernah benar-benar dia lihat)—pergi dari rumah.

Iya, hanya itu.

"Don't be a baby, Ezekiel." Kata pamannya, menenggak wiskinya sendiri, "Kita merayakan sesuatu di sini. Aku punya kabar bagus; ayahmu tidak pergi hanya untuk mabuk-mabukan."

"...oh, oke."

Hanya itu responnya.

Pamannya mau dia menjawab apa, coba?

"Dia berburu monster-monster; kautahu? Vampir, serigala, Troll—"

"Aku tidak tertarik." Mendengus, dia bangkit dari tempatnya dan melangkahkan kaki ke kamar. Meninggalkan pamannya yang hanya mendengus; samar-samar dia bisa mendengar pria itu menggerutu pelan, 'anak-anak'.



Catatan Staff



APPROVED <3




Edited by Oceanated, Aug 20 2016, 06:44 AM.
Member Avatar

Quote ^^^ Offline Profile
Lucius Fitzroy



Registrasi Karakter

TERM BETA / KUOTA: KELAHIRAN LUAR CALIFORNIA



NAMA
Luciel "Lucius" Victorianne Fitzroy

JENIS KELAMIN
Laki-laki

TEMPAT KELAHIRAN
Winchester, London

TANGGAL LAHIR
28 Oktober, 1980






Tentang Karakter



Memiliki rambut pirang platinum dan kulit putih pucat, dia malah terkesan seperti orang sakit. Seratus satu persen done dengan kakaknya yang bisa sangat protektif namun sekaligus suicidal, dan memutuskan untuk tidak mengikuti jejak kakak dan ayahnya yang menjadi seorang pemburu. Sejujurnya sih, dia ingin hidup normal-normal saja. Perawakan tenang, namun lidahnya bisa sangat tajam saat dibutuhkan; menjelaskan bagaimana dia bisa terus hidup di antara kakak dan ayahnya ayang selalu bertengkar.




Latar Belakang



Ibunya meninggal beberapa bulan setelah kelahirannya, hidup dengan ayah dan kakaknya; secara praktis kata-kata pertama yang keluar dari mulutnya adalah rutukan, karena begitu seringnya dia mendengar keduanya melontarkan kata-kata kasar. Setelah kakaknya, Michael, bergabung dengan Ordo, ayahnya pergi dan dia tinggal bersama teman ayahnya, Joseph, di Siskiyou.

Hingga akhirnya dia memutuskan untuk mengabaikan impiannya memiliki hidup normal—karena sejujurnya, Joseph tidak cukup normal untuk membuatnya bisa memiliki hidup normal.




Visualisasi



DIPERANKAN OLEH TOM FELTON
(LINK!)




Contoh Roleplay



Dia merobek surat dari Michael dan menyelupkannya ke dalam gelas berisi air, lalu membuang isinya ke selokan. Bahkan tanpa membacanya.

Bukannya dia membenci kakaknya atau apa. Dia sayang kakaknya, sungguh, hanya saja dia sudah lelah. Menghela napas dalam, dia menyandarkan diri ke sandaran bangku. Kakak dan ayahnya pergi, dan dia tinggal di sini bersama pak tua Joseph. Kalau dia bertanya ke mana kakaknya itu pergi, tak pernah ada yang benar-benar menjawabnya. Dan ayahnya sudah mengurangi frekuensi dia pulang ke rumah.

Sampai pada hari itu, dia berhasil membuat Joseph bicara.

"Kakakmu," katanya, "adalah seorang pemburu."

...oh.

Ya sudah.

Berburu, 'kan—?

Belum dia merespon apa-apa, Joseph bercerita tentang segalanya; monster-monster, Ordo, keluarga Cadwallader, dan segala yang membuat Lucius mau tak mau menganggap Joseph sinting, namun dia pastilah lebih sinting karena dia percaya pada perkataan pak tua itu. Saat Joseph pergi, Lucius hanya diam di mejanya.

Berharap tadi dia meminum saja gelas yang ada robekan surat dari Michael-nya itu.




Catatan Staff



APPROVED



Edited by Oceanated, Aug 20 2016, 07:04 AM.
Member Avatar

Quote ^^^ Offline Profile
Nathaniel Elysant



Registrasi Karakter

TERM BETA / NON-KUOTA



NAMA
Nathaniel Emrys Elysant

JENIS KELAMIN
Laki-laki

TEMPAT KELAHIRAN
San Fransisco, California, USA

TANGGAL LAHIR
21 Juni 1978






Tentang Karakter



Perawakannya tinggi dan tegap. Seorang ambidexterous—artinya ia dapat menggunakan kedua tangannya. Tenang dan tidak gampang panik. Tipikal orang serius yang kerap tak mau melakukan hal-hal yang dianggapnya buang-buang waktu (tapi, yah, lihat-lihat dahulu siapa yang mengajak. Jika itu adalah saudari asuhnya maka kejadiannya akan berbeda). Suka bersikap masa bodoh dengan sesuatu yang tidak menjadi concern-nya atau orang-orang yang tidak penting baginya (ia sudah menetapkan prioritasnya; di luar semua itu silahkan minggir). Pandai menyembunyikan emosi.



Latar Belakang



A foster child—tinggal di panti asuhan semenjak bayi, tanpa tahu siapa orang tua kandungnya, kemudian, di usia sepuluh, diasuh oleh seorang pria yang sebagai agen rahasia swasta (meski, tentu, pria tersebut tidak mengatakan secara terang-terangan; pekerjaan sampingannya adalah filantropi dan pengusaha). Sejak kecil dibekali dengan keterampilan-keterampilan agen lapangan; mulai dari beladiri hingga latihan menembak di usia tiga belas tahun—semua itu dijalaninya bersama saudari asuhnya (baru diasuh beberapa tahun sesudah dirinya)—di sela-sela kegiatannya bersekolah formal. Nathaniel tidak pernah mengeluh, semua itu dijalaninya karena memang ia sudah terbiasa dan menempatkan latihan-latihan itu dalam daftar prioritasnya (pun orang tua asuhnya merupakan salah satu prioritas pemuda itu).

Kemudian, hidupnya perlahan berubah. Saudari asuhnya menghilang, di usia empat belas tahun. Ayah asuhnya dan pihak-pihak lain menyatakan gadis itu tewas, katanya jasadnya ditemukan dengan tanda-tanda penganiayaan—dan disinilah Nathaniel merasakan ada kejanggalan. Entah bagaimana, ia yakin saudarinya belum tewas (terutama, karena ia dilarang menyaksikan jasad saudarinya) dan masih ada di luar sana.

Objection sekarang: memecahkan misteri yang menyangkut saudarinya.



Visualisasi



DIPERANKAN OLEH BENJAMIN JARVIS
(LINK!)




Contoh Roleplay



She’s out there.

His rose.

Sebab, apabila mawarnya mati tentu ia akan tahu, bukan? Kenyataan bahwa bahkan Xenophon—ayah asuhnya, yang memiliki hubungan baik dengan kepolisian, jika boleh ia tambahkan—mengatakan bahwa gadis itu tidak akan kembali terasa janggal. Konyol. Irasional. Baginya, bagi Nathaniel Emrys. Jelaskan, waktu itu Nathaniel bertanya, tidak terdeteksi ekspresi apapun pada wajahnya selain sorot mata menantang, Aku ingin mendengar bagaimana dia tewas. Maka Xenophon menerangkan: kabur dari rumah, diserang, pelakunya sedang berusaha diselidiki; serta ucapan turut berduka, segala macam belasungkawa yang membuat Nathaniel muak. Permohonan maaf berikut janji-janji mengusut siapa dalang di balik kematian saudarinya sama sekali tidak diindahkan. Ia bergeming.

Pistolnya menghabiskan banyak peluru, malam itu. Boneka-boneka target bolong bagian kepalanya, tergantung-gantung menyedihkan sementara sang pemuda menutup mata, genggaman pada senjata mengendur.

“Segalanya akan berubah sebentar lagi, nak, dan ini baru permulaan.”

Kepala ditolehkan, netra dikerjapkan. Datar, tetap raut wajahnya tidak beriak. Nathaniel memandang si pendatang—tidak, ia tidak kenal, dan tidak tahu pula bagaimana si pendatang baru dapat memasuki ruangan pribadi; heh, ditembaknya saja, biar tahu rasa. Begitu, pikirnya. Namun, sang pemuda tak melakukan itu. Ia tidak mengambil senajatanya. Pada akhirnya, tatkala mulut terbuka melisan kata, ucapnya, “Kau mengetahui sesuatu.” Caranya berbicara lugas, seolah menyampaikan fakta.

Si orang asing mengangguk.

“Kau seorang pemburu. Seperti para pendahulumu. Seperti aku, ayahmu. Seperti ibumu. Berpetualang, meringkus vampir dan lain-lain. Menemukan, yah, menemukan mahkluk-mahkluk.”

Kali ini, keterkejutan menerpa. Tetapi Nathaniel cukup handal dalam menyembunyikan emosi; lagaknya serupa Xenophon kini. Tangannya terkepal di sisi tubuh, meski begitu, masihlah ia dapat memasang raut wajah tak gentar, kaku, “Menemukan mahkluk-mahkluk?” sesaat kemudian tawanya melantun, sinis. Singkat. “Aku tidak peduli dengan mahkluk-mahkluk. Yang kuinginkan hanya menemukan saudariku. Dan aku tidak mengenalmu.” Ada getaran dalam dirinya, yang tak ditunjukkannya terang-terangan. Nathaniel Emrys masih memasang topeng terbaiknya.

Walau begitu, sosok ‘ayah’ menatapnya, iba.

“Tidakkah kau merasa ada yang berubah? Kemampuanmu, misalnya?”

Dentang terdengar dan Nathaniel terbangun. Tepat di tempat tidurnya sendiri. Di luar jendela masih gelap.


Catatan Staff



APPROVED <3



Edited by Oceanated, Aug 20 2016, 07:08 AM.
Member Avatar

Quote ^^^ Offline Profile
Sienna Ragnvald



Registrasi Karakter

TERM BETA / KUOTA: KARAKTER LANJUTAN



NAMA
Sienna Ragnvald

JENIS KELAMIN
Perempuan
TEMPAT KELAHIRAN
LA/CA/USA
TANGGAL LAHIR
31 Oktober 1977




Catatan Karakter


TAHUN MASUK ORDO
1990

USIA MASUK ORDO
13

SPESIALISASI
PERTEMPURAN




Tentang Karakter



Rambut hitam panjang, mata biru, tubuh proporsional, tampilan sehari-hari biasa terlihat dengan dandanan gothic. Emosi dapat terkontrol dengan baik, dan seperti wanita pada umumnya, ia pun punya bibit merayu. Tidak bergantung pada senjata, namun bukan berarti tidak bisa, hanya perlu dan jika ingin saja. Biasa menggunakan senjata berbobot ringan yang bisa disembunyikan di antara pakaiannya. Keahlian khususnya justru pada bela diri tangan kosong karena memiliki pekerjaan sampingan sebagai stuntwoman.



Latar Belakang



Nenek moyang keluarga Ragnvald adalah seorang Viking yang menurut catatan sejarah adalah bangsa nomaden. Ragnvald memilih menetap dan bersembunyi di daratan Amerika setelah timbul perlawanan penduduk sipil Eropa, akibat mereka—bangsa Viking merampas juga melakukan pembantaian. Di masa damai seperti sekarang Ragnvald, yang semenjak dulu sudah tak asing lagi dengan dunia perburuan, mulai membaur dengan manusia fana dan mendirikan akademi ‘pemain pengganti’ di LA dikarenakan postur tubuh mereka yang rata-rata besar , tinggi, atletis. Karena itu pulalah anggota keluarga Ragnvald umumnya direkrut dalam kelompok pertempuran. Sienna anak kedua dari dua bersaudara.




Visualisasi



RACHEL MARIE IWANYSYZN
(LINK!)




Contoh Roleplay



Katakanlah ia sudah melakukan ini, sejak bibirnya masih asyik mengemut lolipop dengan noda belepotan di wajah. Pagi hari, setelah berlari lebih dari sepuluh putaran dan ia pun melebur bersama pria-pria berbadan tinggi di tengah tanah lapang. Memain-mainkan kepalannya dengan kaki dibuka lebar sebahu, mengikuti instruktur senior yang berdiri di barisan depan. Jangan pikir ini sasana militer, atau tempat latihan pengawal pribadi tapi sebelas dua belas mirip. Dan Sienna kecil juga wajib ikut, aturan garis keras di keluarga Ragnvald. Supaya ia tidak terkejut kalau-kalau…

“Nona, dia datang.”

Seorang wanita paruh baya, salah satu stuntwoman, anak buah ayahnya, tubuhnya sedikit membukuk sopan.

“Who?”

“Anda tahu siapa.”

Ah, ia mengerti kodenya. Orang itu toh. Orang yang katanya punya andil, perantara yang membawanya pada dunia aksi, dan ini nyata, bukan rekaan Hollywood. Dan namanya, kalau tidak salah, Cadwallader.

“Katakan padanya lima menit lagi.”

Sienna tidak suka bila latihan rutinnya diganggu, love. Karena ini bagian dari tradisi, tradisi yang tidak bisa dilanggar, ketahuilah.



Catatan Staff



APPROVED




Edited by Oceanated, Aug 20 2016, 08:33 AM.
Member Avatar
★★
Quote ^^^ Offline Profile
Claudette Adenauer



Registrasi Karakter

TERM BETA / NON-KUOTA



NAMA
Magdalena Claudette Adenauer

JENIS KELAMIN
Perempuan

TEMPAT KELAHIRAN
Santa Barbara, California

TANGGAL LAHIR
31 December 1980





Tentang Karakter



Your legit definition of YOLO. Tidak takut terhadap apapun dan siapapun menjadikan Claudette pemimpin dari geng anak-anak kompleksnya sewaktu kecil. Tomboi dan serampangan. Jarang memakai rok kalau tidak diharuskan. Lahir dengan surai dan manik berwarna karamel yang akan terlihat jelas di bawah sinar matahari warisan dari ibunya serta tinggi diatas rata-rata yang diwarisi dari ayahnya. Merupakan seorang pelari yang gesit dan memiliki tubuh yang cukup fleksibel. Tipe orang yang lebih cepat bertindak daripada berpikir. Bukan karena bodoh, lebih karena malas menggunakan otaknya.




Latar Belakang



Sulung dari dua bersaudara. Memilki seorang adik perempuan yang berusia delapan akhir tahun ini. Ayahnya seorang mantan pemburu sedangkan ibunya dulu bekerja sebagai seorang kasir di sebuah apotik. Sang ayah memutuskan untuk melamar ibunya di usianya yang keempat puluh tanpa memperdulikan perbedaan usia mereka yang berkisar nyaris lima belas tahun. Ayahnya saat bertugas dulu selalu menjadi cerita pengantar tidur keduanya sedari kecil, pun Claudette dan Paulette tidak pernah tahu bahwa cerita tersebut merupakan cerita sungguhan.



Visualisasi



DIPERANKAN OLEH ENNIK DOUMA / JEON SOMI (IOI)
(LINK!)




Contoh Roleplay



Adenauer muda melangkahkan kakinya dengan lunglai menuju kompleks perumahannya. Malam itu jarum jam sudah hampir menunjukkan pukul enam sore saat akhirnya Claudette dibebaskan dari ruang kepala sekolah setelah diceramahi selama kurang lebih dua setengah jam sambil berlutut. Tumpuan kakinya terasa kebas, dan Claudette Adenauer bersumpah suatu hari nanti ia akan menjambak rambut Nancy Longbottom dan mengguntingnya sampai botak kalau usianya sudah menginjak usia legal. Alkitab memang menyuruhnya untuk memberikan pipi kiri saat pipi kanannya ditampar, tapi Alkitab tidak menyebutkan apa-apa soal dua setengah jam berlutut di dalam ruang kepala sekolah kan?

Ya right.

"Mom, Dad, Paul, I'm ho-- eh. Halo? Permisi."

Claudette mengukir senyum timpang sebelum berjalan melalui pinggir ruang tamu agar tidak mengganggu percakapan kedua orang tuanya dan sosok om-om random yang belum pernah dilihat Claudette sebelumnya. Alih-alih melanjutkan perbincangan mereka, Dad malah menyuruhnya untuk duduk. Gracious God. Sebanyak apapun Claudette menyayangi ayahnya, yang ia butuhkan saat ini adalah waktu tidur loh. Sebentar lagi kakinya bakal patah. Kenyataan bahwa keduanya belum patah pun sebenarnya sudah keajaiban kan?

"Hah? Yang benar?"

Mulut anak dara otomatis menganga dengan tidak anggun saat Dad memberitahu Caludette bahwa cerita yang selalu didengarnya sedari kecil bukanlah bohongan. Tepuk tangan, kawan-kawan. Siapa sangka Carlos Adenauer sungguh-sungguhan pernah membunuhi penyihir dan vampir yang dikira Claudette cuma bohongan doang.

"Oh, ya udah. Harus beres-beres sekarang nih?"

Tolong bilang nggak dong. Claudette beneran butuh tidur panjang nih.




Catatan Staff



APPROVED
Maaf merepotkan ya, Kak m(_ _)m





Edited by Oceanated, Aug 20 2016, 02:24 PM.
Member Avatar

Quote ^^^ Offline Profile
Zia Swarovski



Registrasi Karakter

TERM BETA / KUOTA: KELAHIRAN LUAR CALIFORNIA



NAMA
Zia Khristeen Swarovksi

JENIS KELAMIN
Perempuan

TEMPAT KELAHIRAN
Vladivostok, Rusia

TANGGAL LAHIR
19 Agustus 1980






Tentang Karakter



Putih barangkali satu kata yang paling tepat menggambarkan Zia Swarovski secara fisik. Kelainan genetik yang disebut Albinism membuat gadis itu memiliki kulit dan rambut yang pucat bak salju dan tidak tahan berada terlalu lama terkena sinar matahari. Terlahir dengan kelainan fisik membuat gadis ini cenderung pemalu dan tidak memiliki banyak teman.




Latar Belakang



Zia lahir dan dibesarkan di sebuah kota kecil di Rusia dalam sebuah keluarga normal yang memiliki profesi sebagai pengrajin batu mulia. Dengan ayah berkebangsaan Rusia dan ibu yang berasal dari Amerika, gadis ini tumbuh menguasai dua bahasa dengan sama fasihnya. Sayang, pada usianya yang keduabelas, kedua orang tua dan kakaknya tewas dalam sebuah kecelakaan kapal pesiar saat berlibur. Sebatang kara, Zia akhirnya diadopsi oleh bibinya yang tinggal di salah satu kota di California.




Visualisasi



DIPERANKAN OLEH NASTYA ZHIDKOVA
(LINK!)




Contoh Roleplay



Matahari California ini lama-lama akan membunuhnya.

Zia Swarovski, lima belas tahun, merindukan sinar matahari yang redup dan dinginnya angin Rusia. Bukannya dia tidak sayang bibinya, Lexa, tapi dia selalu berharap sang bibi tidak tinggal di tempat dimana matahari seakan tak pernah berhenti bersinar ini.

Terakhir kali dia nekat mengunjungi pantai di tengah teriknya siang hari California, Zia hanya bertahan lima belas menit sebelum nyaris pingsan. Lexa selalu berkata dia harus berlatih sedikit demi sedikit, jangan menyerah dengan kelainan fisiknya. Tapi Zia takut. Dia belum ingin terkena kanker kulit dan meninggal di usia muda, dia masih ingih hidup panjang dan memiliki keluarganya sendiri suatu saat nanti.

"Apa kau masih sering bermimpi tentang mahkluk-mahkluk aneh itu, Zia?"

Sebuah pertanyaan tiba-tiba dari Lexa saat mereka sedang menikmati dua porsi masakan Cina di dapur apartment yang sempit milik Lexa. Zia terhenyak, teringat kembali dengan kelebat mimpi mengerikan tentang seekor troll raksasa yang mengejarnya. Ataupun sebuah mimpi lain dimana dia melihat sosok pria yang luar biasa tampan menerkamnya, menghujamkan taringnya yang begitu panjang di lehernya. Semuanya tampak begitu nyata hingga Zia berteriak dalam tidurnya.

Sumpitnya dia letakkan di atas meja, kepalanya menggeleng samar ketika dirinya menjawab pertanyaan sang bibi. "Dua hari ini sudah tidak lagi. Syukurlah." Dan dia sungguh-sungguh berharap mimpi itu tidak datang lagi.

Ada keheningan yang cukup panjang di dapur itu sebelum akhirnya Lexa membuka suara. "Kurasa sudah waktunya kau tahu tentang kehidupan almarhum ibumu dulu, Zia. Ceritanya saat menjadi anggota ordo, kehidupannya sebagai seorang pemburu sebelum bertemu ayahmu dan pindah ke Rusia."

Zia mengangkat kepalanya, matanya memancarkan keheranan dan ketertarikan besar pada perkataan Lexa. Selama tiga tahun hidup bersama Lexa, sangat jarang bibinya membicarakan tentang ibunya. Zia tahu Lexa sangat menyayangi kakaknya dan membutuhkan waktu lama untuk menghilangkan duka, sama seperti dirinya sendiri.

"Pemburu? Apa maksudmu, Lexa?"



Catatan Staff



APPROVED




Edited by Oceanated, Aug 20 2016, 01:28 PM.
Member Avatar

Quote ^^^ Offline Profile
Madelaine Rosewood



Registrasi Karakter

TERM BETA / NON-KUOTA



NAMA
Madelaine Ilyashviel Rosewood

JENIS KELAMIN
Perempuan

TEMPAT KELAHIRAN
San Francisco, USA

TANGGAL LAHIR
17 Agustus 1982






Tentang Karakter



Secara fisik memiliki rambut merah menyala, bila diterangi cahaya temaram warnanya akan seperti batu bata. Kedua irisnya berwarna hijau zamrud, hidungnya mancung dengan tulang rawan yang ramping, bibirnya semerah delima, tatapan matanya tajam dan selalu waspada, tubuhnya tinggi semampai dengan agak penuh di bagian dada, kulit sewarna porselen dengan sedikit freckles di bagian pipinya.

Madelaine secara fisik mewarisi ibunya kecuali tinggi badannya yang jangkung, secara sifat ia mirip dengan ayah biologisnya—Bartholomeus atau yang biasanya dipanggil Barty. Bukan tipe yang periang, memiliki paranoia semi-akut sehingga menjadikannya sebagai pribadi yang waspada, menderita kelainan mental pisthanthrophobia yaitu tidak percaya pada sebagian besar orang bahkan orang-orang yang dianggapnya dekat, cara bicaranya sinis, begitu juga dengan tatap matanya, sebagai wujud mengamankan dirinya, Madelaine seringkali berkata sedikit kasar dan menyinggung, tidak peduli apakah orang lain akan sakit hati karena omongannya. Kemampuannya secara fisik yakni berlari dan melompat serta memiliki kemampuan analisa keadaan yang mumpuni.




Latar Belakang



Madelaine Rosewood yang akrab disapa Adell, lahir dari pasangan Bartholomeus Kalashnikov dan Freya Rosewood. Mengulangi sejarah, Freya Rosewood bukanlah anak yang dilahirkan dari ikatan pernikahan. Barty merupakan sepupu dari Freya, hubungan keduanya berjalan selama 3 tahun. Setelah mengetahui bahwa Freya mengandung anak dari Barty, kedua dipisahkan, Freya dikirim ke pemukiman kumuh jauh dari perkotaan. Sementara Barty pada akhirnya menikah dengan gadis yang dipilihkan oleh orangtuanya. Sampai saat ini Adell belum mengetahui bahwa darah pemburu yang mengalir pada tubuhnya adalah warisan dari Barty.




Visualisasi



DIPERANKAN OLEH ALINA KOVALENKO
(LINK!)




Contoh Roleplay



Hari ketiga di musim gugur.

Madelaine Rosewood tengah melaksanakan tugasnya, mencuci beberapa piring kotor dan memasak sup brokoli dengan sedikit kaldu ayam yang dicampurkan ke dalamnya. Freya sudah memberitahunya bila wanita itu akan pulang sedikit larur sebab toko tengah mengadakan bazaar besar-besaran. Ia tidak mengeluh, tidak sampai tangannya yang ringkih dihiasi jari jemarinya yang lentik tidak sengaja mengenai air panas saat akan merebus kaldu. Refleks, Adell memasukkan jari telunjuknya ke dalam mulut, cara alami menghilangkan efek panas dengan salivanya. Ia berdecak, bergumam-gumam pada dirinya sendiri kalau ia bodoh sekali.

Menggeleng pelan dengan membawa beberapa piring kotor ke dalam wastafel, mencucinya sembari melihat keadaan di luar. Jendela kecil yang menghadap tanah lapang mirip Sabana di luar sana selalu menjadi pemandangan menyejukkan, kalau hari beranjak petang akan banyak kupu-kupu yang menari diatas bukit-bukitnya kemudian ada beberapa anak kecil yang berlarian sembari berteriak-teriak nyaring membawa jaring dengan gagang yang panjang—untuk menangkap serangga, kadang-kadang serangga yang hanya hadir di kala musim semi, seringkali mencuri waktu untuk menggoda saat gugur tiba dan daun-daun berjatuhan menyentuh tanah. Pohon-pohon meranggas meninggalkan ranting-rantingnya yang rapuh dan kecokelatan. Semilir anginnya menawarkan aroma khas gugur kala itu.


“Knock, knock.”


Madelaine mengerjap, menoleh pada jam dinding di depan lemari pendingin. Mengernyit, terlalu dini untuk seseorang yang bertamu. Tetapi ia tidak bisa menolak kedatangan orang lain, tidak sopan bukan kalau mengacuhkan tamu yang sudah susah-susah datang ke pemukiman kumuh ini yang mana di belakangnya terbentang bukit-bukit kecil dengan pemandangan sederhana sementara di depannya hanya ada gang kumuh tanpa belokan sama sekali.

“Wait, wait.” Ia setengah berteriak dan menghentikan kegiatan mencucinya, mengeringkan tangannya secara asal. Rambut sewarna bata miliknya bergoyang ketika menghampiri pintu kayu yang kecil dan berderit saat terbuka menampilkan seseorang disana—ia belum pernah bertemu dengan orang ini sebelumnya, mungkin tamu ibunya.

**

Damien Cadwallader, nama pria itu.

Nama yang asing begitu juga kehadiran dan apa yang diucapkan pria itu juga sulit untuk dicerna hingga menyebabkan sampai detik ini matanya masih siaga, padahal langit sudah berubah menjadi sepekat jelaga.

“Melamun terus sampai lupa kalau aku sudah pulang.”

Suara lembut milik Freya terdengar menyapu telinganya, Madelaine menarik sikunya dari atas meja makan—ya beberapa saat lalu ia tengah terduduk di meja makan dengan tatapan kosong—membuatnya terlihat dengan jelas kalau sedang melamun. Senyumnya dipaksakan, canggung.

“Ada yang menggangumu, sweetheart?”

Bila ia mengaku, mungkinkah Freya tidak akan menolak ceritanya?

“Aku tidak akan menolak apapun ceritamu hari ini.”

Telepati secara tidak langsung? Indeed—mereka sering melakukannya walau hanya melalui kontak mata. Seolah-olah ada jaringan nirkabel yang terpasang di dalam kepala mereka.

“Tadi, seseorang datang kesini. Namanya Damien Cadwallder, kau mengenalnya?” Madelaine menatap Freya dengan takut-takut, “Dia mengatakan sesuatu yang menurutku…. Tidak masuk akal.”

Bahkan Madelaine berpikir kalau orang yang bernama Damien itu gila. Madelaine memberikan jeda, ia mengamati perubahan raut wajah Freya saat ia mengatakan Damien dan nama Cadwallader. Wanita itu meski terkesan tenang namun ia tahu ada banyak kecemasan yang bercokol di dalam kepalanya sehingga Adel melanjutkan ceritanya, cerita yang sebenarnya lebih pantas untuk ditulis di lembaran novel fiksi atau cerita pendek bergenre fantasi. Namun sepanjang ia menceritakan tentang apa yang Cadwallader sampaikan, Freya menatapnya dengan kosong seperti menembus ruang dan waktu bahkan ketika akhirnya Adell mengakhiri ceritanya.

“Apa itu benar, Freya? Apa benar aku seorang pemburu?” Intonasi menekan, bersamaan dengan tatapannya yang penuh selidik.




Catatan Staff



APPROVED <3



Edited by Oceanated, Aug 20 2016, 03:45 PM.
Member Avatar

Quote ^^^ Offline Profile
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
Go to Next Page
« Previous Topic · Registrasi Karakter · Next Topic »