|
Murano Fahri
|
Jan 8 2018, 08:42 PM
Post #1
|
|
- Posts:
- 27
- Group:
- 2nd Year Student
- Member
- #119
- Joined:
- Jan 8, 2018
- Gender
- Male
- Hero Name
- Occulus
- Quirk
- Eye Contact
- Battle Type
- Supportive
- HP/ATK/DEF
- 500/1d70+140/1d30+60
- Trivia
- insyAllah akan menghalalkan AI-chan.
|
▲

Murano Fahri [Free!! - Tachibana Makoto - Murano Fahri] |
▲ Origin Hokkaido, Jepang
| ▲ Date of Birth Februari 14 2078
| ▲ Hero Name Occulus
| ▲ Quirk Eye Contact
| ▲ Appearance Mata hijau dan rambut coklat muda. Tegap, badannya jadi.
| ▲ Quirk's Description Orang yang menatap mata pengguna selama 5 detik saat Quirk diaktifkan akan menjadi pusing.
| ▲ Personality Kalau kata perempuan-perempuan di desa, dia suami idaman. Ramah, senang membantu orang lain, tapi saking polosnya jadi gampang dibohongi. Kurang peka. Kadang keras kepala, terutama kalau sudah menyangkut Ai-chan tercinta. Rajin beribadah ke kuil.
| ▲ Quirk's Limitation Agak sulit digunakan karena harus benar-benar harus menatap/melakukan kontak mata dengan pengguna selama 5 detik. Kalau sampai kontak mata terputus di tengah-tengah jangka waktu itu, perhitungan waktu harus diulang lagi dari awal. Penglihatan pengguna akan semakin buruk setiap kali Quirk dipakai (mungkin ke depannya harus memakai kacamata). |
▲ STR : 70-5
| ▲ VIT : 10+5
| ▲ INT : 10-5
| ▲ AGI : 10+5
| ▲ [Supportive]
| ▲ HP : 500
| ▲ ATK : 1d70+140
| ▲ DEF : 1d30+60
|
▲ Background Story Blasteran Indonesia-Jepang. Keluarganya punya sawah yang beberapa tahun berakhir panennya tidak begitu bagus, karena itu kondisi ekonominya sedang susah. Ditambah lagi cintanya kepada Ai-chan masih bertepuk sebelah tangan dan kedua teman terdekatnya sudah pergi dari desa untuk menuntut ilmu. Pada suatu malam, Fahri yang sedih bertemu dengan turis nyasar saat sedang dalam perjalanan pulang mengirim beras ke pasar di kota terdekat. Karena kasihan, si turis nyasar dibawa ke kediaman rumahnya agar bisa beristirahat. Turis nyasar tersebut juga bisa berbahasa Indonesia yang membuat keluarganya semakin semangat menyambutnya sampai-sampai disuruh menginap dulu. Merasa ada ikatan batin (?) karena ternyata nama mereka mirip, Fahri curhat kepada turis ini sebelum tidur karena sedih tidak bisa ikut dua teman dekatnya pergi bersekolah di U.A. dan juga tentang Ai-chan. Keesokan paginya si turis (yang ternyata lulusan S2 dan punya usaha minimarket di negara tempat tinggalnya) malah berkata ingin membayar uang sekolah Fahri sampai dia lulus nanti dan berkata bahwa lebih baik Fahri langsung menghalalkan meminang Ai-chan saat lulus SMA nanti. |
▼
|