|
Takagi Masaru
|
Mar 29 2018, 08:16 PM
Post #1
|
|
- Posts:
- 22
- Group:
- 1st Year Student
- Member
- #128
- Joined:
- Mar 29, 2018
- Gender
- Male
- Hero Name
- Deception
- Quirk
- Camouflage
- Battle Type
- Offensive
- STR/VIT/INT/AGI
- 60+10/10/10-10/20
- HP/ATK/DEF
- 500/1d70+40/1d30+60
- Trivia
- Now you see me, now you don't.
|
▲

Takagi Masaru [Fate Series – Emiya Shirou – Takagi Masaru >] |
▲ Origin Musutafu
| ▲ Date of Birth 13 Oktober 2078
| ▲ Hero Name Deception
| ▲ Quirk Camouflage
| ▲ Appearance Rambut auburn pendek dengan mata keemasan. Tinggi rata-rata anak seusianya. Lebih sering memakai kaus lengan panjang.
| ▲ Quirk's Description Mampu membuat dirinya tembus pandang, maksimal tujuh detik. Saat muncul kembali, Masaru mendapatkan kekuatan dan kecepatan tambahan selama tiga detik. Kelihatannya, durasi keduanya mampu berkembang apabila terbiasa dengan kemampuan.
| ▲ Personality Sejak kecil, Takagi Masaru tidak menarik banyak perhatian orang sekitar. Meskipun tekun mengejar cita-citanya, Takagi Masaru sering terlihat bersantai dengan sekotak yogurt. Tidak begitu menyukai keramaian, terutama jika ia ada di tengah-tengah keramaian itu sendiri. Memiliki kesabaran yang tinggi ketika menunggu seseorang memperlihatkan celah dan memanfaatkan celah tersebut. Cukup perseptif.
| ▲ Quirk's Limitation Dalam mode tembus pandang, tubuhnya menggunakan energi 5x lebih banyak dari seharusnya, sehingga ia lebih cepat lelah dan butuh asupan karbohidrat yang lebih banyak. Meskipun tembus pandang, namun Masaru masih dapat terkena serangan, membuatnya sedikit kesulitan ketika melawan musuh dengan area serang yang luas. Pakaian yang dikenakan pun masih dapat terlihat. |
▲ STR : 60+10
| ▲ VIT : 10
| ▲ INT : 10-10
| ▲ AGI : 20
| ▲ [Offensive Type]
| ▲ HP : 500
| ▲ ATK : 1d70+140
| ▲ DEF : 1d30+60
|
▲ Background Story Tumbuh dari keluarga biasa yang tidak memiliki sejarah hero sama sekali. Ayahnya yang lebih sering bekerja di luar kota membuat Masaru tidak begitu mengenalnya, namun hubungan mereka tidak bisa dibilang buruk. Ibunya merupakan ibu rumah tangga biasa yang selalu memanfaatkan quirk miliknya untuk berkebun di halaman belakang. Kakaknya merupakan mahasiswi akuntansi di sebuah universitas terkemuka. Latar belakang seperti ini membuat Masaru kecil tidak memiliki impian untuk menjadi seorang pahlawan. Hingga suatu hari, ia dan ibunya terjebak dalam sebuah bencana kebakaran gedung perbelanjaan. Semula ia mengira mereka akan berakhir di sana dan hidupnya hanya akan berlangsung 9 tahun, dan mulai menangis, namun dua orang hero datang menyelamatkan mereka berdua. Dua orang pahlawan yang memiliki koordinasi sangat baik itu berhasil menyelamatkan sebagian besar dari korban yang terjebak, sesuatu yang meninggalkan bekas di dalam memorinya. Sejak saat itu, Masaru memiliki impian menjadi seorang pahlawan.
Menyadari bahwa quirk miliknya bergantung pada kemampuan fisik, Masaru melatih tubuhnya supaya lebih kuat. Bertujuan untuk masuk U.A. sejak kelas 1 SMP untuk memperlancar impiannya. |
▼
|