|
Inoue Mai
|
Mar 30 2018, 06:06 AM
Post #1
|
|
- Posts:
- 19
- Group:
- 1st Year Student
- Member
- #135
- Joined:
- Mar 30, 2018
- Gender
- Female
- Hero Name
- Illusionista
- Quirk
- Butterfly Illusion
- Battle Type
- Technical Type
- STR/VIT/INT/AGI
- 0 / 10 / 75 / 15
- HP/ATK/DEF
- 500 / 1d75+150 / 1d25+50
- Catchphrase
- "Urusan lo apa?"
- Trivia
- Blasteran Jepang-Italia. 163/55. Setiap langkahnya membuat ilusi kupu-kupu kecil.
|
▲

Inoue Mai [Umineko no Naku Koro ni - Beatrice - Inoue Mai] |
▲ Origin Tokyo
| ▲ Date of Birth 28 April 2078
| ▲ Hero Name Illusionista
| ▲ Quirk Butterfly Illusion
| ▲ Appearance Rambut pirang dan mata biru, semua asli karena Mai adalah blasteran Jepang-Italia. Postur tubuhnya tergolong tinggi dan ideal. Setiap berjalan, akan muncul ilusi kupu-kupu kecil dari telapak kakinya.
| ▲ Quirk's Description Dapat menciptakan dan mengendalikan ilusi berupa kupu-kupu. Quirk ini juga memiliki fungsi lain:
- Membuat tubuhnya berpencar menjadi puluhan sampai ratusan kupu-kupu. Di fungsi ini, Mai membuat dirinya sendiri menjadi sebuah ilusi dan akan terlihat sebagai ilusi kupu-kupu di mata orang lain.
- Membuat kloningan tubuhnya sendiri dari kupu-kupu yang diciptakannya. Karena terbuat dari ilusi, kloningannya pun hanya bersifat ilusi.
Segala macam ilusi yang diciptakannya tidak dapat disentuh, dan sama sekali tidak berbahaya.
| ▲ Personality Kasar dan blak-blakan adalah sifat aslinya. Karena terlahir di keluarga konglomerat, ia bisa pura-pura bersifat sopan dan terdidik layaknya seorang putri jika benar-benar dibutuhkan. Namun jangan sangka kalau Mai menyukai sifat itu, karena kebebasan adalah sahabatnya. Ia juga menyukai pertarungan fisik dan tidak pernah ragu untuk menonjok orang, kecuali keluarganya sendiri.
| ▲ Quirk's Limitation
- Satu ilusi kupu-kupu akan bertahan maksimal selama 1 menit.
- Ketika mengubah dirinya menjadi ilusi kupu-kupu, Mai hanya dapat dilihat oleh orang lain, tidak lebih dari itu. Begitu pula dengan Mai, mode ini membuatnya hanya bisa memakai indra penglihatannya. Untuk menyentuh atau menyerang lawan, ia perlu kembali menjadi bentuk nyata. Diperlukan waktu 3 detik untuk proses menjadi ilusi dan menjadi nyata kembali secara sempurna (jika diganggu, ia harus kembali ke proses awal), dan mode ini hanya bertahan paling lama 20 detik.
- Diperlukan 250 kupu-kupu untuk membuat satu kloningan tubuhnya sendiri. Saat ini jumlah maksimal ilusi kupu-kupu yang dapat diciptakannya sebanyak 500 (mungkin akan naik sebanyak 150 setiap tahunnya). Ilusi dirinya ini dapat bergerak sesuka hati, namun hanya bisa melihat dan tidak dapat menyentuh, disentuh, atau berbicara.
- Semakin banyak ilusi kupu-kupu yang diciptakan, lima inderanya akan terasa semakin kabur. Jika ia memaksakan membuat ilusi lebih dari batasannya, maka kelima inderanya akan hilang sepenuhnya sampai kupu-kupu yang diciptakannya hilang semua.
|
▲ STR : 10
| ▲ VIT : 10
| ▲ INT : 65
| ▲ AGI : 15
| ▲ [Technical Type]
| ▲ HP : 500
| ▲ ATK : 1d75+150
| ▲ DEF : 1d25+50
|
▲ Background Story Terlahir dari keluarga yang bergerak pada bisnis perhiasan. Ibunya adalah orang Italia, membuat Mai fasih berbahasa Inggris dan Italia sejak SD. Mai adalah anak tunggal pada keluarga mereka, dan diharapkan akan menjadi penerus usaha keluarganya nanti. Sayangnya, Inoue Mai tidak pernah menyukai hidupnya, bahkan quirk-nya sendiri. Quirk yang dimilikinya adalah keturunan ibunya. Meskipun karena quirk itu banyak yang memuji bahwa Mai terlihat cantik, namun Mai tidak pernah menyukai cantik sebagai pujian untuknya. Mai hanya ingin disebut kuat, itu saja.
Ketika masuk SMP, ia mulai belajar segala macam beladiri secara diam-diam agar tidak ketahuan keluarganya. Bahkan, berkelahi pun menjadi hobinya, dan ia sering memakai foundation untuk menutupi lukanya. Awalnya disuruh masuk U.A. jurusan manajemen, namun ia sengaja salah isi untuk formulir pendaftaran sekolahnya (ya, syukurlah orang tuanya sibuk, sehingga tidak memperhatikan hal itu). Alasannya ingin masuk ke jurusan Hero karena ingin menjadi lebih kuat. Soal boleh atau tidaknya menjadi seorang Hero, itu urusan belakangan. |
▼
|