| [Approved] Iqbal Yusuf; Term I | 2010-2011 | Kuota Karakter Beasiswa Akademis \\ Kuota Marga Asia Tenggara | |
|---|---|
| Topic Started: 22 Nov 2015, 10:39 AM (102 Views) | |
| Iqbal Yusuf | 22 Nov 2015, 10:39 AM Post #1 |
![]()
|
Iqbal Yusuf Raksadinata Masamune Takano (Sekaiichi Hatsukoi) ![]() Male Newyork, 14/03/1993 BROOKVILLE, NEW YORK Medical School Medical Physical Appearance 186/74, rambut hitam, mata coklat terang, tirus, kadang-kadang memakai kacamata baca. Background Story Ibunya adalah mojang priangan (gadis sunda) dengan darah Belanda, sementara ayahnya berdarah campuran Sunda-Jawa yang telah lama tinggal di Jakarta. Lahir di Newyork, saat ibunya mengunjungi ayahnya yang sedang dinas di Amerika, namun sejak bayi tinggal di Jakarta. Ayahnya adalah salah satu direktur perusahaan perminyakan terbesar di Nusantara, sementara ibunya adalah dokter bedah di Rumah Sakit ternama di Jakarta. Dikatakan bahwa nenek moyangnya adalah salah satu bangsawan Belanda yang enggan meninggalkan Indonesia dan akhirnya menikah dengan warga lokal. Gara-gara hal ini, Iqbal mewarisi warna mata cokelat yang lebih terang dibandingkan masyarakat Indonesia pada umumnya. Kedua orang tuanya mengenal baik keluarga Fahri dan Aisha. Satu sekolah dan satu kelas selama 3 tahun, menjadikan Iqbal amat menyayangi keduanya. Sebenarnya hendak mendaftar di ELU bersama-sama mereka, namun di hari keberangkatan, Iqbal mendapat kecelakaan dan dirawat di Rumah Sakit selama seminggu hingga harus mengambil cuti sakit di awal semester. Meski memiliki darah campuran, keluarga besarnya adalah muslim yang cukup ta'at dan sangat menentang hubungan sesama jenis. Paman jauh dari ayahnya yang diketahui beriorientasi homosexual, mendapat perlakuan dingin dan dikucilkan dari keluarga besar. Sejak kecil, tanpa henti, Iqbal selalu mendapat wejangan dari seluruh keluarganya mengenai keburukan homosexual beserta larangan-larangan yang penuh ancaman. Ditambah lagi, sebagai putra satu-satunya, menikahi gadis cantik dari keluarga terpandang dan mengkaruniai keluarganya dengan putra-putri terpelajar adalah kewajiban tak tertulis yang harus diembannya. Kondisi ini membuat Iqbal menutup diri dan menyimpan rapat-rapat kecenderungan orientasi sexualnya. Bahkan pada Aisha, maupun Fahri yang diketahuinya memiliki kecenderungan serupa. Bercita-cita menjadi dokter yang berkelana khusus menangani pasien-pasien di medan perang seperti di Palestina, Syiria; atau di daerah pelosok dekat perbatasan Nusantara seperti NTT, Papua, Maluku, dan Aceh. Edited by Iqbal Yusuf, 22 Nov 2015, 11:31 AM.
|
| Oliver Goldsmith | 22 Nov 2015, 10:56 AM Post #2 |
![]()
|
Tolong ditambahkan visualisasinya. |
|
know your place It's only a matter of time before you know the difference in our positions. ![]() Thx, Fairbairn. | |
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Term I · Next Topic » |








3:15 PM Jul 11