Welcome Guest [Log In] [Register]


Pengumuman

WELCOME TO THE NEW VERSION OF INDOHOGWARTS



Nama karakter yang tidak/belum terdaftar dalam Daftar Visualisasi, tidak diluluskan pada Seleksi Asrama.





Indonesian Hogwarts Online Center :

House Point


Gryffindor has 425 points

Hufflepuff has 955 points

Ravenclaw has 535 points

Slytherin has 365 points
Selamat Datang di Indonesian Hogwarts, sebuah forum Role-Playing Games berbasis teks dengan menggunakan bahasa Indonesia, dan bersetting di Hogwarts!

Kalian akan berperan sebagai murid Hogwarts di sini, menghadiri kelas demi kelas dan membuat thread-thread seru untuk mengumpulkan poin bagi asrama kalian. Kalian juga dapat masuk ke dalam tim Quidditch asrama, mengikuti pertandingan, dan memenangkan piala Quidditch. Terdapat juga klub-klub yang menarik untuk diikuti, atau kalian bisa membuat klub sendiri.

PERHATIAN!! Registrasi member baru akan dibuka 20 Desember 2009, pukul 10.00 WIB. Jangan lewatkan kesempatan untuk bergabung dengan IndoHogwarts jika kami membuka pendaftaran member baru!


Jika Anda telah terdaftar sebagai member, silakan log in untuk mengakses forum:

Username:   Password:
Locked Topic
[UPDATED]TATA CARA BER-RPG YANG BENAR; SEMUA MEMBER MOHON BACA!
Topic Started: Feb 11 2008, 08:25 PM (3,812 Views)
Helga Hufflepuff

TATA CARA RPG YANG BENAR

Tata Cara Penulisan

Kapitalisasi dan Tanda Baca

Aturan Kapitalisasi dan tanda baca yang digunakan adalah yang berdasarkan aturan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

1. Gunakan huruf kapital di setiap awal kalimat.
2. Gunakan huruf kapital untuk setiap nama orang (contoh: Harry Potter), nama tempat (contoh: Hogwarts), nama negara (contoh: Inggris), nama kota (contoh: London), nama hari (contoh: Hari Sabtu), nama lembaga (Contoh: Kementrian Sihir), nama perusahaan (contoh: Pabrik Sepatu Converse), nama produk (contoh: Es Krim Florean Fortescue).
3. Bila hanya disebutkan jenisnya tanpa namanya, gunakan huruf kecil. Contoh: "Dia bersekolah di sekolah aneh itu."
4. Gunakan huruf kapital untuk kata ganti sapaan. Bila bukan sapaan, gunakan huruf kecil.
5. Gunakan tanda baca seperlunya. Cukup gunakan satu tanda tanya atau tanda seru. Untuk ucapan menggantung, gunakan maksimal tiga tanda titik (...).

Untuk lebih lengkapnya, silakan buka Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan.

Percakapan

Percakapan antara karakter dengan keluarga (seperti yang terjadi sekarang), diperbolehkan. Tapi kami sangat berharap agar saat percakapan digunakan tata tulis yang benar. Terutama pemakaian 'enter' yang benar.

Contoh:

Quote:
 
"Well... well... sepertinya Gryffindor kalah lagi Sirius," Regulus mengatakan dengan suara sombong seperti yang ia lakukan setiap saat.

"Sepertinya bukan sesuatu yang harus dibanggakan, Regulus. Toh sebenarnya musang yang menang. Oke, ular dimakan musang? Menyenangkan sekali Regulus," balas Sirius dengan nada tak kalah sinis dari saudaranya itu.


Setiap dialog harus diselingi oleh enter, karena akan jauh lebih enak dan nyaman dibaca.

Atau percakapan bisa diselipkan di tengah deskripsi. Contoh:

Quote:
 
Regulus memperhatikan burung hantunya sampai benar-benar menghilang dari pandangannya. Lalu ia mendengar langkah kaki, dan Regulus segera menatap siapa yang datang. Seseorang, dengan rambut bewarna hitam sama sepertinya yang ia kenal sebagai kakak kandungnya, Sirius Black. Wajahnya, yang mirip dengannya, wajah seorang Black, tampak kesal. Regulus terus memperhatikannya, sampai Sirius mungkin menyadari keberadaannya. Regulus mencoba menerka apa yang membuatnya kesal, Hogwarts Tattlerkah? Dan ia melihat Sirius membawa surat, Regulus menerka kembali, untuk dikirim ke rumahkah, untuk Mum sepertinya.

Akhirnya, Sirius menyadari keberadaannya. Mereka bertatapan, dan kali ini Sirius menatapnya dengan seangkuh, sekilas mungkin mereka akan terlihat mirip, hanya saja aura Black lebih terasa pada dirinya dibandingkan Sirius. Sirius menebak apa yang dilakukannya, yeah... menulis surat untuk Mum, dan menertawakannya? Regulus mendekati kakak kandungnya dan hanya tersenyum angkuh, "Aku tidak menertawakanmu, Sirius. Apa yang harus kutertawakan darimu? Kau populer, banyak gadis menyukaimu. Kudengar kau akan dijodohkan dengan Marietta Skeeter, selamat yah! Aku bersedia membuat pesta di kelas kosong," Regulus mulai membayangkan jika ide itu terealisasikan, "Pesta pertunangan Sirius Black dan Marietta Skeeter? Bagaimana, eh?" Regulus kembali tersenyum, walaupun sebenarnya dia sedikit kesal. Jelas... Sirius sangat beruntung. Regulus mendekati Sirius dan menepuk dirinya, "Terima sajalah! Jangan biarkan Mum semakin membencimu! Buat dia bangga kali ini, Beliau benar-benar kecewa..." Regulus menatap jubah Sirius, sedikit mengernyit, dan melanjutkan, "... karena kau Gryffindor!" kata Regulus dan kembali tersenyum.


Penggunaan Quote dan Italic

Untuk mendeskripsikan percakapan karakter lain, kalian bisa menggunakan Quote atau italic. Contoh:

Regulus Black:

Quote:
 
Regulus memperhatikan burung hantunya sampai benar-benar menghilang dari pandangannya. Lalu ia mendengar langkah kaki, dan Regulus segera menatap siapa yang datang. Seseorang, dengan rambut bewarna hitam sama sepertinya yang ia kenal sebagai kakak kandungnya, Sirius Black. Wajahnya, yang mirip dengannya, wajah seorang Black, tampak kesal. Regulus terus memperhatikannya, sampai Sirius mungkin menyadari keberadaannya. Regulus mencoba menerka apa yang membuatnya kesal, Hogwarts Tattlerkah? Dan ia melihat Sirius membawa surat, Regulus menerka kembali, untuk dikirim ke rumahkah, untuk Mum sepertinya.

Akhirnya, Sirius menyadari keberadaannya. Mereka bertatapan, dan kali ini Sirius menatapnya dengan seangkuh, sekilas mungkin mereka akan terlihat mirip, hanya saja aura Black lebih terasa pada dirinya dibandingkan Sirius. Sirius menebak apa yang dilakukannya, yeah... menulis surat untuk Mum, dan menertawakannya? Regulus mendekati kakak kandungnya dan hanya tersenyum angkuh, "Aku tidak menertawakanmu, Sirius. Apa yang harus kutertawakan darimu? Kau populer, banyak gadis menyukaimu. Kudengar kau akan dijodohkan dengan Marietta Skeeter, selamat yah! Aku bersedia membuat pesta di kelas kosong," Regulus mulai membayangkan jika ide itu terealisasikan, "Pesta pertunangan Sirius Black dan Marietta Skeeter? Bagaimana, eh?" Regulus kembali tersenyum, walaupun sebenarnya dia sedikit kesal. Jelas... Sirius sangat beruntung. Regulus mendekati Sirius dan menepuk dirinya, "Terima sajalah! Jangan biarkan Mum semakin membencimu! Buat dia bangga kali ini, Beliau benar-benar kecewa..." Regulus menatap jubah Sirius, sedikit mengernyit, dan melanjutkan, "... karena kau Gryffindor!" kata Regulus dan kembali tersenyum.


Sirius Black: (memberikan quote pada percakapan Regulus)

Quote:
 
Quote:
 
"... karena kau Gryffindor!"


Sirius menggeram marah menatap Regulus, ia mengangkat tongkat sihirnya, hendak menyerang adiknya. Tapi yang ia lakukan hanyalah memukul tembok dan keluar dari kandang burung hantu.


Di sini Sirius Black memberi quote pada percakapan Regulus Black. Tetapi kami sangat menghargai kalian yang menggunakan percakapan tidak dalam bentuk quote, melainkan deskripsi. Contoh:

Quote:
 
Quote:
 
"... karena kau Gryffindor!"


Bisa diganti jadi:

Quote:
 
Sirius mendengar Regulus mengatakan tentang asramanya, Gryffindor. Mengejeknya.


Quote bisa diganti menjadi italic, atau mengganti warna teks yang di-quote dengan warna abu-abu.

Cara menggunakan quote

Code:
 
[quote]--deskripsi--[/quote]


Quote juga bisa digunakan saat menuliskan surat. Contoh:

Quote:
 
Naoko, untuk pertama kalinya, merasa harus mengirimkan surat kepada Hatori, kakaknya yang mungkin sekarang sedang mendekap kaku di selimutnya di Shibuya, kota tempat tinggal Naoko di Jepang. Disana tentu saja sedang musim dingin juga. Dan Shibuya, anehnya, tidak sesuram Hogwarts saat salju begini. Meskipun kadang suka ada badai salju, namun disana cukup meriah dengan para pedagang, makanan hangat, pohon natal, festival musim dingin, barang obral, dan lampu jalanan. Bahkan kadang ada anak-anak iseng yang melemparkan bola salju ke tiap pintu rumah, berusaha tepat sasaran mengenai si tuan rumah tepat saat mereka membuka pintu. Tapi di Hogwarts? Semua itu tidak ada. Hanya ada essay, diskusi, jamuan makan malam yang gila, dan lainnya. Namun Naoko cukup menikmati makanan-makanan Hogwarts, meskipun dia kangen dengan dango, sushi, bahkan sup miso yang sederhana.

Naoko mengambil surat dari balik jubahnya. Sudah lengkap dengan amplop dan tulisan : untuk Kurata Hatori di depan amplop. Kemudian, Naoko mengecek surat itu lagi, untuk memastikan tidak ada lagi yang perlu ditambahkan di surat itu.
Quote:
 

Hatori,

Apa kabar? Apa kau masih meringkuk di selimut? Atau sedang melakukan sesuatu dengan mobil super-tidak-canggihmu yang berwarna hijau itu? Ah, kau tidak akan mengira aku kangen sekali dengan mobil itu, kau tahu, dengan knalpot dan bau mataharinya. Karena disini, hanya bisa naik sapu. Dengan pendingin dari angin alam tentunya.

Disini sangat menyenangkan. Kau tahu, pelajarannya unik. Makanannya, kau juga pasti tidak akan menolak. Dan anak-anaknya, semua gila (tidak selalu berarti negatif). Namun ada yang kurang disini. Pohon natal, makanan jepang, makanan korea, pokoknya makanan Asia, pedagang asongan, toko barang obral, dan hal-hal non-sihir lainnya yang membuatku kangen bukan main.

Pelajaranku baik-baik saja disini. Essay-ku cukup bisa diterima oleh para Professor. Kau tidak akan percaya bagaimana adikmu ini mau bertahan mengerjakan PR essay-nya sampai larut malam. Dan, kau tahu, aku masuk tim Quidditch asramaku!!! Aku jadi Beater, hahaha! Jadi, sebaiknya aku harus cepat-cepat mencoba Nimbus-ku di rumah. Kirimkan padaku! Dan kau tahu, ada cuaca aneh disini! Hujan salju kodok beku!! Kuceritakan nanti saja saat aku kembali liburan musim panas.

Ini surat pertamaku untukmu, aku kangen kau juga, tentu saja. Dan aku kangen mendiang orang tua kita. Hhh...Baiklah, jangan lupa mengirim Nimbus-ku! Aku sangat memerlukannya! Dan yeah, tolong kirimkan Koinobori. Dua ekor Koinobori (jangan menganggapku gila). Aku akan memasangnya saat musim semi di sini. Atau aku akan memasangnya secepat yang aku bisa. Jangan lupa!!!

yang kangen bukan main tapi baik-baik saja,
Naoko


Ia melipat surat itu dan memasukkannya ke amplop itu lagi. Kemudian, ia menuju Elden, burung hantunya, dan mengikatkan amplop itu di kaki Elden. Kemudian Naoko menambahkan sekantung kecil Coklat Kodok di kaki Elden.

"Nah, hati-hati!" ucap Naoko.

Kemudian Naoko melepas Elden, dan berharap Nimbus juga Koinoborinya sampai dengan cepat.
Edited by Anju, Aug 29 2009, 12:38 PM.
Offline Profile Goto Top
 
Helga Hufflepuff

Deskripsi

Deskripsi adalah sesuatu yang paling dihargai di Indo Hogwarts. Kami mengambil deskripsi salah satu murid sebagai contohnya. Perhatikan!

Quote:
 
Selsia mengeluarkan kakinya dari sebuah perapian di Diagon Alley. Oh, bubuk Floo. Betapa tidak nyamannya bepergian dengan cara yang satu ini. Benar-benar membuat pusing dan, oh ya, rasanya tadi kepalanya terantuk sesuatu. Ia menyentuh pelipis kirinya dan berjengit pelan. Sakit. Pastilah tadi ia menabrak sesuatu. Kalau tidak bata-bata kokoh tempat perapian keluarnya tadi ya pasti perapian orang lain yang tadi dilewatinya. Atau mungkin juga ada beberapa oknum tak bertanggungjawab yang memasukkan alat penyodok kayu bakar ke perapian yang terpasang pada Jaringan Floo.

Namun luka ini sama sekali bukanlah luka parah. Sakitnya seolah langsung hilang ketika Selsia menolehkan kepala ke kanan-kirinya. Deretan toko-toko sihir menyambutnya, dan kelihatannya lebih menarik daripada terakhir kali Selsia mengunjunginya lima tahun yang lalu. Sesaat kenangannya kembali ke masa-masa menyenangkan itu, dimana ia dapat melihat jelas dalam bayangannya, Selsia kecil berjalan bergandengan tangan dengan Luke Thompson, ayah kandungnya, melompat-lompat seperti layaknya seorang anak umur enam tahun yang diajak jalan-jalan, ikut menyenandungkan lagu "London Bridge" yang berkumandang dari radio terdekat. Sementara disebelah mereka berdua ada seorang wanita dewasa bertampang cantik namun sangat angkuh. Memandang Selsia dengan tatapan "diamlah-saja-dan-jangan-bikin-malu".

Ia menghela napasnya. Sudahlah. Semuanya tinggal kenangan. Jangan dipikirkan lagi. Ia seharusnya merasa senang. Ia bebas! Yeah! Tanpa Cat-Cat yang akan meneriakkan kepadanya supaya tampil anggun selalu. Sekilas diliriknya penampilannya dari atas ke bawah. Ia memakai kaus putih dan celana jeans berwarna biru laut yang sudah agak belel. Dari kepala sampai ke kaki berselimut debu gara-gara perjalanannya dengan bubuk Floo. Ia membayangkan reaksi Cat-Cat kalau sampai Selsia kelihatan berdandan seperti ini dihadapannya, dan sebuah senyum jahil terpampang di wajahnya. Cat-Cat akan membunuhnya kalau sampai dia tahu putrinya semata wayang tampil di publik menggunakan pakaian yang akan disebutnya 'baju-petani' ini.

Merasa senang karena dapat membangkang Cat-Cat tanpa ketahuan --dan ini membuat kenangan akan masa kecilnya terdorong rapat ke bagian paling dalam otaknya--, Selsia melangkah ringan kearah Leaky Cauldron. Ia akan menginap. Tak pernah terlintas di pikirannya akan menghabiskan sisa musim panas sampai keberangkatan ke Hogwarts di Rumah Colbert. Segera setelah Selsia menembus tembok bata dan membuka pintu rumah minum itu, sebuah suara menyambutnya.

Quote:
 
Selamat datang di Leaky Cauldron, bar dan penginapan. Ingin menginap atau sekedar minum Butterbeer


Selsia tersenyum, lebih ramah daripada biasanya, kearah orang yang berada dibalik konter. "Halo Sir. Aku mau pesan satu kamar."


Selsia Thompson menggunakan banyak deskripsi dan dituliskan dengan benar. Ia mendeskripsikan bagaimana keadaan Leaky Cauldron dan bagaimana keadaan saat ia keluar dari perapian. Ini akan menjadi nilai plus dari kami para staff IH, dan kami bahkan mempertimbangkan user seperti ini untuk mendapatkan gelar 'The Best Student of the Term'. Kamu juga ingin, kan?

Penggunaan Bold, Italic, Underline, dan Warna

• Bold digunakan seperlunya saja. Contoh, saat menulis surat dan memberi penekanan pada beberapa kata saja. Tidak perlu percakapan menggunakan bold.

• Italic digunakan untuk menggarismiringkan kata-kata asing.

• Underline bisa digunakan untuk judul surat, ataupun penekanan.

• Tidak perlu menggunakan bold, italic, dan underline secara berlebihan. Dan warna pada tulisan BAHKAN tidak diperlukan sama sekali.

• Gunakan warna tulisan seperlunya. Contoh, bila yang bersangkutan membuat list nama-nama murid dari Asrama yang berbeda. Atau bila ingin meng-quote kalimat langsung tanpa menggunakan efek Quote maupun Italic, penggunaan warna abu-abu bisa dipakai.

Penggunaan Out of Character (OOC)

Harus diperhatikan. Out of Character digunakan seperlunya saja! Untuk apa?

1. Jika kalian sibuk dan tidak bisa melanjutkan RPG. Contoh:

Quote:
 
OOC: Sorry, sekarang mau pergi. Tunggu nanti


2. Credit untuk puisi atau lagu dalam sebuah RPG. Contoh:

--Jika deskripsi menggunakan lagu My All - Mariah Carrey--

Quote:
 
OOC: Credit to Mariah Carey - My All


3. Merujuk pada seseorang. Jika kalian sedang ber-RPG, dan kalian ceritanya berkenalan dengan chara lain, diizinkan menggunakan OOC sebagai penjelasnya. Contoh:

Quote:
 
OOC: Saya ngomong sama Kane Dietrich Pavarell dan Shezna Greyhaunt


4. Sisanya jika ada hal yang perlu ditekankan. Contoh ada pada OOC yang dipost oleh para seller.

5. Memberi keterangan timeline yang berjalan di suatu thread, atau memberi keterangan apakah thread tersebut Open atau Closed.

6. Jika sesuatu tidak penting, tidak perlu memakai OOC. GUNAKAN FASILITAS KIRIM SURAT ATAU PM.

Contoh OOC tidak penting

Quote:
 
OOC: Hohoho... gw makan eskrim lho!


SEKIAN TATA CARA BER-RPG YANG BENAR. MOHON DIBACA DAN DIMENGERTI.

TATA CARA BER-RPG INI AKAN DIEDIT SEWAKTU-WAKTU.
Offline Profile Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
« Previous Topic · Garis Besar Haluan IndoHogwarts · Next Topic »
Locked Topic


Skin orginally created by Tariq | Converted by Lewis of the ZetaBoard Theme Zone | Edited by Yusuke Sawada